Peringatan
Silahkan isi kata kunci yang ingin Anda cari ..

Berita

INFORMASI TERKINI DINAS KESEHATAN PROVINSI DKI JAKARTA TERKAIT KEWASPADAAN PNEUMONIA NOVEL CORONAVIRUS

Admin, 28 Jan 2020

INFORMASI TERKINI DINAS KESEHATAN PROVINSI DKI JAKARTA TERKAIT KEWASPADAAN PNEUMONIA NOVEL CORONAVIRUS - SIARAN PERS Nomor : 660/-1.772.1

Jakarta (22/01), sejak tanggal 31 Desember 2019 telah dilaporkan adanya kasus-kasus pneumonia berat yang diakibatkan virus baru golongan Coronavirus (Novel Coronavirus). Sampai saat ini telah ditemukan 224 kasus dengan 4 meninggal yang sebagian besar kasus berasal dari daerah Wuhan, Tiongkok. Negara lain yg telah ditemukan kasus adalah Jepang (1 kasus), Korea Selatan (1 kasus), dan Thailand (2 kasus). Sesuai perkembangan kasus penyakit ini dapat menular antar manusia secara terbatas dan belum ada vaksin yang dapat mencegah penyakit tersebut. Sampai tanggal 22 Januari 2020 belum ditemukan penderita Pneumonia akibat Novel Coronavirus di DKI Jakarta. Upaya kewaspadaan dini telah dilaksanakan oleh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam bentuk:

  1. Mengaktifkan thermal scanner di pintu masuk negara.
  2. Membuat surat edaran kewaspadaan terhadap pneumonia Novel Coronavirus (nCoV) kepada Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik untuk meningkatkan kewaspadaan, menyiapkan alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar, meningkatkan kompetensi petugas kesehatan dan mengatur alur rujukan pasien terduga pneumonia akibat Novel Coronavirus.
  3. Memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Novel Coronavirus melalui media elektronik dan media sosial.

Tindakan kewaspadaan dan pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghindari penularan pneumonia akibat Novel Coronavirus antara lain :

  1. Untuk masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit agar segera berobat ke Puskesmas / RS terdekat. Berikan informasi kepada dokter dan tenaga kesehatan tentang riwayat perjalanan.
  2. Terapkan etika batuk (menutup mulut/hidung saat bersin atau batuk dengan menggunakan tissue).
  3. Gunakan masker jika menderita sakit dengan gejala infeksi saluran napas (demam, batuk dan flu) dan segera berobat.
  4. Sering mencuci tangan terutama setelah batuk atau bersin, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah merawat binatang.
  5. Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta bilas kurang lebih 20 detik. Jika tidak tersedia air dapat menggunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70-80%.
  6. Jika sedang sakit kurangi aktifitas di luar rumah dan batasi kontak dengan orang lain.


INFORMASI TERKINI DINAS KESEHATAN PROVINSI DKI JAKARTA TERKAIT KEWASPADAAN PNEUMONIA NOVEL CORONAVIRUS

Admin, 28 Jan 2020

INFORMASI TERKINI DINAS KESEHATAN PROVINSI DKI JAKARTA TERKAIT KEWASPADAAN PNEUMONIA NOVEL CORONAVIRUS - SIARAN PERS Nomor : 660/-1.772.1

Jakarta (22/01), sejak tanggal 31 Desember 2019 telah dilaporkan adanya kasus-kasus pneumonia berat yang diakibatkan virus baru golongan Coronavirus (Novel Coronavirus). Sampai saat ini telah ditemukan 224 kasus dengan 4 meninggal yang sebagian besar kasus berasal dari daerah Wuhan, Tiongkok. Negara lain yg telah ditemukan kasus adalah Jepang (1 kasus), Korea Selatan (1 kasus), dan Thailand (2 kasus). Sesuai perkembangan kasus penyakit ini dapat menular antar manusia secara terbatas dan belum ada vaksin yang dapat mencegah penyakit tersebut. Sampai tanggal 22 Januari 2020 belum ditemukan penderita Pneumonia akibat Novel Coronavirus di DKI Jakarta. Upaya kewaspadaan dini telah dilaksanakan oleh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam bentuk:

  1. Mengaktifkan thermal scanner di pintu masuk negara.
  2. Membuat surat edaran kewaspadaan terhadap pneumonia Novel Coronavirus (nCoV) kepada Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik untuk meningkatkan kewaspadaan, menyiapkan alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar, meningkatkan kompetensi petugas kesehatan dan mengatur alur rujukan pasien terduga pneumonia akibat Novel Coronavirus.
  3. Memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Novel Coronavirus melalui media elektronik dan media sosial.

Tindakan kewaspadaan dan pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghindari penularan pneumonia akibat Novel Coronavirus antara lain :

  1. Untuk masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit agar segera berobat ke Puskesmas / RS terdekat. Berikan informasi kepada dokter dan tenaga kesehatan tentang riwayat perjalanan.
  2. Terapkan etika batuk (menutup mulut/hidung saat bersin atau batuk dengan menggunakan tissue).
  3. Gunakan masker jika menderita sakit dengan gejala infeksi saluran napas (demam, batuk dan flu) dan segera berobat.
  4. Sering mencuci tangan terutama setelah batuk atau bersin, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah merawat binatang.
  5. Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta bilas kurang lebih 20 detik. Jika tidak tersedia air dapat menggunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70-80%.
  6. Jika sedang sakit kurangi aktifitas di luar rumah dan batasi kontak dengan orang lain.